Archive | June, 2009

Ketuhanan Kristus

14 Jun

Baru kali ini saya mengisi buku PA sampai keluar air mata, menarik nafas panjang berkali-kali, sambil terus mempertanyakan, “Kemana aja selama ini Dwi?” Sudah empat adik rohani yang Allah percayakan. Sudah selama tiga tahun ini saya menjadi mentor di Penerimaan Mahasiswa Baru, konselor di perayaan Paskah dan Natal. Dan saya baru betul-betul memahami tentang Ketuhanan Kristus. How stupid I am!!

Dan baru kali ini juga saya memahami apa yang dimaksud “Hidup adalah Kristus.”

Yesuslah Tuhan. Yesuslah Kristus. Kristus lah hidup itu sendiri. Dialah pusat dari segalanya di alam semesta ini. Dia lah Guru. Raja segala raja. Tuan segala tuan. Pencipta. Hakim, Superior! Dia lah yang disebut dengan MAHA…

Di bagian “Akui Ketuhanannya Dengan Keputusan Anda” terdapat bahan perenungan sebagai berikut.

Berilah tanda untuk hal-hal di bawah ini yang berlaku bagi Anda. Dan inilah hal-hal yang masih sering saya pikir dan rasakan,

  • bahwa Yesus tidak benar-benar mengerti persoalan saya
  • bahwa Yesus mungkin menghendaki agar saya melakukan sesuatu yang tidak dapat saya kerjakan
  • bahwa Yesus mungkin menghendaki agar saya memegang suatu karier yang tidak dapat saya nikmati
  • bahwa Yesus akan menghalangi saya untuk menikah
  • bahwa Ia akan merampas kesenangan saya untuk menikmati milik, kegemaran, atau hubungan dengan teman-teman

Kemudian ada beberapa pernyataan yang dipakai untuk memeriksa hati saya. Dan inilah hal-hal yang masih berlaku pada saya.

  • saya tahu apa yang harus saya lakukan dan apa yang terbaik untuk saya.
  • saya masih tidak yakin apakah Yesus sedang mengusahakan yang terbaik untuk saya
  • saya curiga bahwa Yesus meminta saya melakukan apa yang saya tidak inginkan
  • saya akan menyerahkan bidang-bidang kehidupan saya pada Yesus kecuali bidang tertentu
  • saya kuatir jika saya membuat penyerahan maka Yesus akan mengambil semua yang ada pada saya

Betapa banyak kekuatiran saya akan hidup ini. Setelah begitu banyak janji-janji Allah yang saya renungkan, ternyata masih saja ada rasa takut kalau saya akan menemukan kegagalan dan kesedihan di depan sana. Dan baru kali ini Yeremia 29:11 terdengar sangat nyaring dan bergema sampai ke hati saya. Bahwa rancangan yang Allah sediakan adalah damai sejahtera BUKAN kecelakaan untuk memberikan kepadaku hari depan yang penuh harapan.

Kemudian saya sampai ke bagian dimana saya harus mempertimbangkan jawaban untuk pertanyaan-pertanyaan berikut.

  • Siapa yang dengan sempurna mengetahui yang terbaik untuk hidup anda?
  • Siapa yang paling mampu melakukan yang terbaik untuk hidup anda?
  • Siapa yang sungguh-sungguh selalu menghendaki yang terbaik bagi hidup anda?

Dan jawabannya cuma satu, yaitu Yesus. BUKAN saya.

Dan yang harus saya lakukan saat ini adalah bertekuk lutut di hadapanNya dan menyerahkan seluruh rencana, masalah, dan beban hidup saya dalam tanganNya. Dia sedang mengusahakan yang terbaik untuk saya. Jadi bersiaplah untuk perkara yang lebih besar, Dwi! Karena kamu berurusan dengan Tuhan.

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.